Tok! Anggaran Pendidikan 2027 Rp 824 Triliun

Berita60 Dilihat
banner 468x60

NEWSIN, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyampaikan bahwa anggaran pendidikan di tahun 2027 sebesar Rp 824 triliun. Nilai ini lebih besar 8,74% dibandingk anggaran tahun sebelumnya APBN 2026, sebesar Rp757,8 triliun.

Dari nilai tersebut Suahasil menyebut ada selisih Rp 66,2 triliun yang disampaikannya sebagai bentuk kehadiran negara bagi kehidupan rakyat.

banner 336x280

“Ini bukan hanya sekadar memenuhi amanat konstitusi, tetapi kita pahami adalah investasi langsung untuk masa depan Indonesia,” kata Suahasil, saat Rapat Paripurna DPR RI ke-7 masa persidangan I tahun sidang 2026/2027, di Jakarta, Selasa (29/9)

Suahasil menjelaskan anggaran pendidikan tersebut akan diimplementasikan di beberapa program seperti Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, renovasi sekolah dan madrasah, pengembangan Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda.

“Serta dukungan beasiswa dan pengembangan talenta melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP,” jelas Suahasil.

Sementara itu, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah mengatakan arah kebijakan politik anggaran 2027 adalah untuk mewujudkan cita-cita kesejahteraan.

Untuk itu dipahami negara mengambil tanggung jawab untuk menyelenggarakan program subsidi, perlindungan sosial, pemberdayaan seperti halnya program pendidikan dan kesehatan.

“Negara mengambil tanggung jawab untuk memberikan berbagai program subsidi, perlindungan sosial, serta pemberdayaan melalui program pendidikan dan kesehatan,” jelas Said.

Agar cita-cita tersebut tercapai, Said mengungkapkan kata dia, APBN yang dikeluarkan harus dirasakan nyata pula oleh masyarakat.

“Dengan demikian, program yang dibiayai harus bisa diukur baik dengan pengukuran berdasarkan science-based, tetapi juga melalui kepuasan rakyat secara langsung sebagai penerima manfaat,” lanjut dia.

Sebagai bentuk komitmen politik itu, Said menegaskan APBN 2027 memberikan komitmen atas kawasan terluar, tertinggal, terdepan atau 3T melalui berbagai program afirmasi.

“Dan sasaran utamanya adalah pilot project program pendidikan gratis dari tingkat SD, SMP, SMA (dengan anggaran) sebesar Rp 5 triliun,” jelas Said. *

Loading

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *