Slank Rilis Lagu ‘Republik Fufufafa’, Sindir Kecanduan Kekuasaan

Populer19 Dilihat
banner 468x60

NEWS.In, Jakarta – Grup band legendaris Slank menandai 42 tahun perjalanan musik mereka dengan merilis single baru berjudul Republik Fufufafa, Minggu, 28 Desember 2025.
Lagu ini langsung menyedot perhatian publik karena sarat kritik sosial dan dinilai mencerminkan kegelisahan terhadap kondisi bangsa.
Sehari setelah dirilis, video musik Republik Fufufafa telah ditonton lebih dari 220 ribu kali di kanal YouTube resmi @musikslank, berdasarkan pantauan pada Senin (29/12/2025) pagi.
Respons warganet juga terlihat dari raihan sekitar 17 ribu likes dan lebih dari 3.900 komentar.
Antusiasme serupa muncul di Instagram. Potongan video musik yang diunggah akun @slankdotcom pada Minggu malam pukul 19.42 WIB mengumpulkan sekitar 30 ribu likes dan 3.200 komentar hingga Senin pagi.
Lagu berdurasi tiga menit ini ditulis oleh Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim dan direkam di Flat 5 Studio.
Secara tematik, Republik Fufufafa memotret sebuah negeri yang digambarkan sedang tidak baik-baik saja, dengan kritik yang disampaikan secara lugas, satir, dan penuh metafora.
Dalam video musiknya, seluruh personel Slank tampil dengan riasan dan karakter menyerupai tokoh Joker.
Pilihan visual ini memperkuat pesan kegelisahan dan ironi yang ingin disampaikan, seolah menggambarkan situasi kenegaraan yang dinilai semakin absurd.
Kritik dalam lagu tersebut menyinggung berbagai persoalan sosial dan moral, mulai dari relasi masyarakat dengan kekuasaan hingga praktik-praktik menyimpang yang kerap dikaitkan dengan elite.
Istilah “sakau kuasa” digunakan sebagai simbol untuk menggambarkan kecanduan terhadap kekuasaan yang dianggap merusak nalar dan etika kepemimpinan.
Judul Republik Fufufafa sendiri turut memancing rasa penasaran publik.
Nama Fufufafa diketahui merujuk pada sebuah akun forum komunitas daring yang sempat ramai diperbincangkan pada 2024 karena sering melontarkan kritik terhadap tokoh politik tertentu.
Hingga kini, identitas di balik akun tersebut masih menjadi misteri. (Pb)

banner 336x280

Loading

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *