10 Pejabat Eselon II Dilantik, Walkot Minta Tak Banyak Berteori, Tapi Kerja Nyata untuk Rakyat

Populer83 Dilihat
banner 468x60

NEWS.In, Bengkulu – Berikut adalah nama-nama pejabat eselon II yang dilantik:

1. Anshar Amin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup

banner 336x280

2. Ilham Putra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

3. Toni Hastri Putra, Kepala Dinas Perhubungan

4. Nina Nurdin, Kepala Dinas Pariwisata

5. Alex Periyansyah, Asisten I Setda Kota Bengkulu

6. Nelli Hartati, Kepala Dinas Kesehatan

7. Afriyenita, Kepala Dinas Sosial

8. Eka Saputra, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga

9. Rozi Putra, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian

10. Sri Putri Yani, Kepala DPMPTSP.

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi resmi melantik 10 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu dalam prosesi khidmat yang sarat pesan mendalam di Balai Merah Putih, Senin (13/4/26).

Tak sekadar seremonial rutin, pelantikan ini menjadi ajang pecut bagi para abdi negara. Dalam sambutannya, Dedy mewanti-wanti agar para pejabat tak terjebak dalam formalitas jabatan.

“Peristiwa hari ini adalah catatan sejarah. Jangan dianggap angin lalu. Camkan betul, jabatan ini adalah amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan,” tegas Dedy di hadapan para pejabat.

Ia menekankan jabatan yang tinggi datang dengan beban yang juga tinggi, sehingga tidak ada ruang bagi mereka yang hobi mengeluh dalam kinerja.

“Saya tidak mau dengar ada yang kerjanya cuma mengeluh. Tantangan pasti ada, tapi di situlah peran tim yang solid diuji. Wali Kota butuh tim yang tegak lurus dan satu komando,” cetusnya.

Tak main-main, Dedy juga mengingatkan adanya kontrak kinerja yang telah ditandatangani. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak butuh pejabat yang hanya “sibuk sendiri” tanpa hasil nyata bagi masyarakat.

Sistem evaluasi berkala mulai dari tiga bulan hingga satu tahun telah disiapkan sebagai rapor bagi setiap pejabat. Jika capaian tidak memenuhi standar, evaluasi total pun menanti.

“Kita ada kontrak kinerja. Per tiga bulan akan dinilai, per enam bulan, dan per tahun. Saya tidak mau saudara-saudara sekalian hanya sibuk, tapi hasilnya tidak ada. Jangan memperbanyak teori, rakyat butuh praktek dan bukti nyata,” tegas Dedy.

Di akhir arahannya, Dedy menekankan bahwa urusan pelayanan publik adalah harga mati. Ia menuntut aparatur pemerintah untuk hadir sebagai solusi tercepat bagi setiap keluhan masyarakat.

“Urusan rakyat tidak bisa ditawar. Harus responsif, Kita di sini untuk melayani, bukan untuk dilayani,” pungkasnya.

Dengan pelantikan ini, wajah baru birokrasi Kota Bengkulu diharapkan tampil lebih profesional, efektif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Kota Merah Putih.**

Loading

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *