Perbaikan Jalan Berlubang Akibat Gempa di Ketahun Bengkulu

Berita124 Dilihat
banner 468x60

NEWSIN, BENGKULU – Akses utama di kawasan Jembatan Giri Kencana, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, mengalami kerusakan setelah badan jalan amblas dan membentuk lubang besar.

Mengantisipasi kecelakaan sekaligus memastikan keamanan pengguna jalan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu melakukan penanganan sementara dengan menutup lubang tersebut.

banner 336x280

“Untuk mengantisipasi adanya kerusakan akibat gempa, pihak BPJN menutup sementara lubang yang amblas,” kata Tendi Hardianto, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Wilayah I BPJN Bengkulu, Jumat (4/9).

Penutupan sementara dilakukan sebagai langkah awal sembari dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi badan jalan dan struktur di sekitar lokasi

Hingga Jumat (4/9/2026), dilaporkan belum ada korban jiwa ataupun luka akibat kerusakan tersebut.

Pengguna jalan yang melintasi kawasan Ketahun diimbau meningkatkan kewaspadaan dan bagi kendaraan berat diminta agar muatannya disesuaikan dengan kapasitas jembatan dan kelas jalan.

Kerusakan jalan tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Lokasi kerusakan berada di jalur utama yang menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Ketahun.

Pantauan di lokasi, terlihat bagian badan jalan ambles hingga membentuk lubang yang cukup besar dan memakan sebagian ruas jalan.

Aparat kepolisian juga telah memasang garis pengamanan untuk mencegah kendaraan melintas terlalu dekat dengan titik kerusakan.

Kerusakan ini menjadi perhatian setelah wilayah Bengkulu Utara diguncang gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 4,8 pada sore hari yang sama.

Berdasarkan informasi BMKG, gempa terjadi pada pukul 14:37:49 WIB dengan episenter berada di laut, sekitar 82 kilometer arah barat Bengkulu Utara, pada kedalaman 23 kilometer.

Guncangan gempa dirasakan masyarakat di Bengkulu Utara hingga Kota Bengkulu dengan intensitas II-III MMI. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Getarannya terasa sangat kuat sore itu. Tidak lama setelah guncangan, bagian jalan ini langsung ambrol,” ungkap salah seorang warga. (Kontributor)

Loading

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *