Areal Perkebunan Karet Kian Berkurang di Bengkulu Tengah

Berita125 Dilihat
banner 468x60

NEWSIN, BENGKULU – Dinas Perkebunan Bengkulu Tengah bidang perkebunan menyatakan adanya pengurangan areal perkebunan karet tiap tahunnya. Setelah adanya perubahan trend penanaman komoditi perkebunan di tengah warga.

Komoditi karet umumnya digantikan penanaman komoditi kelapa sawit.

banner 336x280

“Saat ini perkebunan karet nya semakin terjadi penurunan. Meskipun tidak terlalu signifikan tiap tahunnya tapi ada penurunan. Itu (disebabkan) banyak beralih ke komoditi (kelapa) sawit.

“Kemudian selain itu memang kecenderungan, jadi masyarakat ini minatnya banyak yang ke sawit. Jadi tanah kosong banyak yang ditanami sawit. Karet yang tua banyak yang beralih ke sawit,” ungkap Sylvia Atmareta, Kabid Perkebunan Dinas Perkebunan Bengkulu Tengah, Rabu (26/8).

Dia melanjutkan kondisi tersebut terjadi di tiap kecamatan di Bengkulu Tengah, di antaranya Talang Empat, Taba Penanjung, Pondok Kubang, Merigi Sakti, Merigi Kelindang, Karang Tinggi.

“Mungkin kita bisa lihat daerah bekas PIR (perkebunan inti rakyat, red) ke arah itu, seperti daerah (desa) Linggar Galing, sepanjang pinggir jalan itu dulunya karet semua sekarang banyak beralih (ke sawit).

“Di daerah daerah (desa) Bukit, Talang Jarang,  sudah banyak berganti ke sawit. Meski yang membudidayakan karet masih (ada),” tambah Sylvia.

Dinas Pertanian mencatat sepanjang 2025 masih terdapat 13.391 ha total areal perkebunan karet. Namun hingga 2026 tercatat berjumlah 13.325 ha tersisa. Penurunan ini terjadi secara bertahap dengan jumlah tidak signifikan.

Sementara itu, karet dilaporkan merupakan komoditi unggulan nomor dua di Bengkulu Tengah setelah Kelapa Sawit. Sedangkan yang ketiga adalah kopi.

Dinas Perkebunan menyatakan produksi getah karet masih berlangsung di Bengkulu Tengah dengan jumlah produksi 1.310 kg/ ha di tahun 2025 meski menurun di tahun 2026 menjadi 1.270 kg/ha. (Red)

Loading

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *