NEWSIN, BENGKULU – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas Cabang Bengkulu memastikan trader mendapat penghematan biaya atas fasilitas droptank PFAD Olein.
Branch Manager Mochammad Choiron Yusuf, Selasa (9/6) menyatakan fasilitas tersebut telah dua bulan dilaksanakan, dan mendapat respon positif dari trader.
“Untuk perkembangannya kami baru melayani dua kapal, yang pertama produk PFAD dan yang kedua Olein. Untuk droptank kinerjanya lebih cepat dibanding konvensional pompa alkon dimana kinerja 40 ton per jam. Sedang droptank 80 ton per jam,” ungkap nya.

Adanya droptank juga menambah target pertumbuhan pengiriman hingga 30% dari total kargo oleh PTP Nonpetikemas, yakni 400 ribu ton menjadi 600 ribu ton.
Mekanisme kerja droptank, yakni sistem operasional distribusi cargo cair cpo dan lainnya didrop ke tanki penyaluran yang sudah ditaruh di dermaga kemudian dipompa melalui selang besar menuju kapal.
“Kalau biasanya 1 kapal butuh 5-8 hari, kalau pakai droptank hanya 3 hari,” kata Moch. Choiron.

Saat ini tambahnya baru satu kapal, dan nantinya akan diikutkan seluruh kapal.
“Kalau untuk trader mereka exited, menyambut baik, kami optimis ini menjadi tonggak awal perbaikan pengiriman minyak cpo di Bengkulu,” tandasnya.
Adapun tujuan pengiriman cargo cpo masih domestik yaitu Banten. Choiron menegaskan sejauh pelaksanaannya belum mengalami kendala. (Ded)













