Arus Balik Penumpang Whoosh Membludak, Dihimbau Manfaatkan KA Feeder dari Bandung dan Cimahi

Berita93 Dilihat
banner 468x60

NEWSIN, BANDUNG – Arus balik long weekend mulai terlihat pada layanan Whoosh pada Minggu (31/5). Hingga pukul 12.00 WIB, tiket Whoosh yang terjual mencapai lebih dari 12 ribu tiket. Diprediksi hingga kereta terakhir, volume mencapai 20 ribu penumpang.

Untuk kereta hari ini sekitar 50 persen aktifitas penumpang didominasi perjalanan dari Bandung menuju Jakarta. 42 persen dari arah sebaliknya Jakarta menuju Bandung, serta sisanya perjalanan relasi Stasiun Karawang.

banner 336x280

Peningkatan volume penumpang terjadi seiring dengan mulai kembalinya masyarakat setelah memanfaatkan libur panjang wisata, silaturahmi, dan aktivitas lainnya.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, peningkatan volume penumpang dari Bandung menuju Jakarta mulai terlihat sejak pagi hari. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga malam hari, terutama jadwal favorit tujuan Jakarta.

“Kami menyarankan masyarakat yang akan menggunakan layanan Whoosh pada masa arus balik untuk melakukan pengecekan ketersediaan tiket terlebih dahulu serta melakukan transaksi melalui jalur online agar lebih mudah mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai kebutuhan serta melakukan pembelian tiket lebih awal,” ujar Eva.

Bagi penumpang dari Bandung dan sekitarnya, KCIC mengimbau untuk memanfaatkan layanan KA Feeder gratis. Dari Stasiun Bandung maupun Cimahi menuju Padalarang yang sudah terintegrasi dengan seluruh jadwal perjalanan Whoosh.

Selain tanpa biaya tambahan penumpang, layanan ini juga bebas macet. Sehingga menjadi pilihan praktis menuju stasiun di masa arus balik.

Eva menambahkan, penumpang perlu merencanakan perjalanan menuju stasiun dengan baik. Dan memperhitungkan waktu keberangkatan agar tidak tertinggal kereta.

Penumpang juga diimbau hadir lebih awal, karena gate keberangkatan baik layanan Whoosh maupun KA Feeder ditutup 5 menit sebelum keberangkatan.

“Dengan memanfaatkan layanan yang sudah terintegrasi dan mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik, masyarakat dapat menikmati perjalanan arus balik yang lebih nyaman, praktis, dan terhindar dari risiko tertinggal kereta,” tutup Eva. (*

Loading

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *