Distan Benteng Terus Pantau Fluktuasi Harga TBS Sawit

Daerah142 Dilihat
banner 468x60

NEWSIN, BENGKULU – Dinas Pertanian Bengkulu Tengah melalui Bidang Perkebunan terus memantau fluktuasi harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pasca penerbitan narasi ekspor komoditas perkebunan TBS dan batubara satu pintu.

Kepala Dinas Pertanian Hilmi Yuliandri melalui Kabid Perkebunan Sylvia Armareta menegaskan pihaknya selalu memantau fluktuasi harga TBS sawit yang sempat anjlok di tengah masyarakat.

banner 336x280

Hal tersebut mengacu pada ketentuan penaatan pabrik CPO yang mesti mematuhi harga tetapan TBS seperti yang ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Dua Tahapan Ekspor Batu Bara-Sawit Satu Pintu, Ini Tahapannya

“Saat ini harga tetapan TBS kelapa sawit ada di angka Rp 3.400 per kilogram. Namun di lapangan harga tersebut masih tidak sesuai lantaran sejumlah hal. Kami sudah memberi tahu pihak cpo agar mematuhi harga tetapan, ” jelas Sylvia, Senin (8/6), di kantornya Rena Semanek.

Sejauh ini, ungkap Sylvia harga TBS berangsur membaik setelah sebelumnya jatuh hingga Rp 500-600 per kilogram tingkat petani.

Dia menyebut turunnya harga disebabkan “kepanikan sesaat” pihak atas kemungkinan buruk dampak kebijakan satu pintu. Namun, kondisi ini diakuinya mulai kembali normal.

“Saat ini di tingkat pabrik CPO diangka Rp 2.700 per kilogram. Masih cukup baik. Kami terus memantau harga ini, ” tambah Sylvia.

Sejumlah tindakan akan dilakukan jika harga pabrik CPO terpaut jauh atau melanggar harga tetapan, di antaranya memeriksa invoice penjualan, ataupun dokumen lain yang nanti dapat berakibat pada sanksi lain bagi perusahaan.

“Kalau memang melanggar bisa saja kami periksa dokumennya, dan bila terang-terangan melanggar dapat dicabut izinnya,” terang Sylvia.

Dilaporkan ada 4 pabrik yang beroperasi di wilayah Bengkulu Tengah. Dengan produksi buah sawit rerata milik perusahaan sebesar 11 ton per hektare pertahun. Dengan luas areal perkebunan yakni 10.217 ha.

Sebagai perbandingan luas hektare perkebunan rakyat yakni seluas 45.226 ha. Sementara hasil produksi pertahun sebesar 14,6 ton per hektare per tahun. (Ded)

Loading

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *