9 WNI yang disandera Israel Bebas! RI: “Terima kasih Turki”

Berita116 Dilihat
banner 468x60

NEWS, In, Jakarta – Sebanyak 9 orang WNI, aktivis Global Sumur Flotilla berhasil bebas dari tahanan tentara Israel. Hal tersebut disampaikan Menlu Sugiono, Kamis (21/5).

“Pemerintah Indonesia dengan penuh rasa syukur menyampaikan bahwa 9 warga negara Indonesia yang ditangkap oleh militer Israel dalam pencegatan kapal dan penangkapan relawan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 saat ini dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki dan akan segera melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air. Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini,” kata Sugiono.

banner 336x280

Dilaporkan saat ini ke 9 WNI tengah menuju Istanbul, Turki, untuk dipulangkan ke Indonesia. Bebasnya para WNI disebut berkat kerja keras dan koordinasi pemerintah dengan KBRI Ankara dan sejumlah pihak lainnya. Menlu Sugiono menyatakan kecaman Pemerintah Indonesia atas tindak a-manusiawi Israel atas relawan selama masa penahanan.

“Perkembangan positif ini merupakan buah kerja keras dan koordinasi erat yang dilakukan Pemerintah Indonesia secara intensif sejak menerima laporan pencegatan armada GSF 2.0 dan Kemlu RI melalui Direktorat Pelindungan WNI telah mengoptimalkan seluruh kanal diplomatik yang tersedia termasuk melalui KBRI Ankara, KBRI Cairo, KBRI Roma, KBRI Aman, dan KJRI Istanbul serta menjalin komunikasi aktif dengan otoritas dan mitra internasional terkait guna memastikan keselamatan dan percepatan pembebasan seluruh warga negara Indonesia,” lanjutnya.

“Pemerintah Indonesia sekali lagi menegaskan kecamannya atas perlakuan tidak manusiawi yang diterima para relawan selama masa penahanan. Tindakan yang merendahkan martabat warga sipil dalam sebuah misi kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional yang tidak dapat ditoleransi,” kata Sugiono.

Menlu Sugiono menyampaikan pemerintah akan terus mengawal proses pemulangan WNI hingga tiba ke Tanah Air. Dia juga berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan warga Indonesia yang mendoakan para relawan.

“Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan ini hingga seluruh WNI tiba kembali ke Tanah Air dengan selamat. Kami mengucapkan terima kasih juga kepada seluruh warga negara Indonesia yang telah mendoakan keselamatan para saudara-saudara kita yang ditangkap ini dan terima kasih juga kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas arahannya sehingga proses ini bisa berlangsung dengan lancar,” katanya.

Sugiono berterima kasih kepada Komisi I DPR dan berharap para WNI pulang dengan selamat.

“Terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Komisi I DPR RI yang terhormat serta semua pihak yang tidak mungkin kami bisa sebut satu persatu tanpa mengurangi rasa hormat semua pihak sudah berupaya sehingga saudara-saudara kita dapat keluar dari wilayah Israel dan kita harap semoga segera kembali ke Indonesia dalam keadaan aman, sehat dan tidak kurang satu apapun,” tukasnya.

Berikut daftar 9 WNI yang diculik tentara Israel berdasarkan laporan GPCI:
1. Herman Budianto Sudarsono. (GPCI – Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
2. Ronggo Wirasanu. (GPCI – Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
3. Andi Angga Prasadewa – (GPCI – Rumah Zakat) Kapal Josef
4. Asad Aras Muhammad – (GPCI – Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1
5. Hendro Prasetyo. (GPCI – SMART 171) Kapal Kasr-1
6. ⁠Bambang Noroyono. (REPUBLIKA) Kapal BoraLize
7. ⁠Thoudy Badai Rifan Billah (REPUBLIKA) Kapal Ozgurluk
8. ⁠Andre Prasetyo Nugroho – (Tempo) Kapal Ozgurluk
9. Rahendro herubowo (Tim Media GPCI dan iNews) Kapal Ozgurluk. (Sumber: detik.com)

Loading

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *