Pakistan Serang Afghanistan!

Dunia18 Dilihat
banner 468x60

NEWS.In, Islamabad – Pakistan melancarkan serangan udara ke ibu kota Afghanistan, Kabul, serta beberapa kota lainnya, pada Jumat, 27 Februari 2026. Serangan tersebut dinyatakan sebagai respons atas serangan pasukan Taliban Afghanistan terhadap posisi militer Pakistan di sepanjang perbatasan kedua negara, Kamis (26/2/2026).

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, mengungkapkan, kesabaran negaranya terhadap otoritas Taliban di Afghanistan telah habis, dan kini Pakistan akan meluncurkan “perang terbuka” atas Afghanistan.

banner 336x280

Seorang sumber dari pemerintah Afghanistan mengonfirmasi Al Jazeera bahwa serangan udara tersebut memang menghantam Kabul. Serangan juga menargetkan pangkalan militer di Provinsi Kandahar, yang berada di selatan Afghanistan.

Menteri Informasi Pakistan, Attaullah Tarar, dalam pernyataannya mengklaim serangan mengakibatkan sedikitnya 133 pejuang Taliban tewas, yang berada di infrastruktur militer di berbagai kota seperti Kabul, Kandahar, dan Paktia.

Selain serangan udara, Tarar menyebut operasi di darat juga berhasil dengan merebut sembilan posisi Taliban di sepanjang zona perbatasan. Ia merinci 27 posisi lainnya telah dihancurkan guna memutus jalur logistik dan serangan lintas batas.

Tarar juga memperingatkan serangan Pakistan akan terus berlanjut sebagai respons tegas terhadap ancaman keamanan.

Di sisi lain, juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, menyatakan bahwa Afghanistan telah melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan militer Pakistan di Kandahar dan Helmand setelah serangan terbaru dari Pakistan.

Rangkaian serangan ini bermula dari aksi pasukan Afghanistan pada Kamis malam yang menyerang posisi Pakistan di perbatasan kedua negara. Dari sumber militer Afghanistan, Al Jazeera melaporkan 10 tentara Pakistan tewas dalam serangan tersebut dan 13 pos militer berhasil direbut.

Sumber itu mengungkapkan serangan merupakan respons atas serangan Pakistan yang terjadi pada hari Minggu, 22 Februari.

Pakistan ikut  mengklaim serangan hari Minggu itu menewaskan sedikitnya 70 anggota Taliban, namun Afghanistan membantahnya dan menyatakan korban yang jatuh adalah warga sipil.

Dugaan Milisi Tehrik-e-Taliban Pakistan

Hubungan antara Pakistan dan Afghanistan, yang memiliki perbatasan sepanjang 2.611 kilometer, kian memburuk setelah bentrok pada Oktober lalu, yang mengakibatkan lebih dari 70 orang tewas di kedua pihak.

Ketegangan tersebut setelah muncul Pakistan menuding Afghanistan membiarkan kelompok bersenjata, seperti Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), menggunakan wilayah Afghanistan sebagai basis untuk melancarkan serangan ke Pakistan. TTP dinyatakan memiliki hubungan ideologis yang kuat dengan Taliban di Afghanistan, meski keduanya merupakan gerakan yang terpisah.

Loading

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *